Karakteristik Balita Penderita Diare Yang Berobat Di Puskesmas Tetehosi Foa Kecamatan Gido Kabupaten Nias Tahun 2005#
Baca Juga..
- Uji Efek Ekstrak Etanol Biji Mahoni (Swietenia mahagoni Jacq) Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Tikus Putih#
- Pengaruh Penggunaan Vitamin C Pada Khasiat Antipiretik Parasetamol Pada Merpati Jantan (Columba livia)#
- Karakteristik Penderita Tuberkulosis Paru Yang Berobat Dengan Menggunakan Strategi Dots Di Puskesmas Gunung Sitoli Tahun 2000-2004#
ABSTRAK
Penyakit diare masih merupakan salah satu masaJah kesehatan masyarakat yang
utama di Indonesia. Hasil Survei Kesehatan Rumah Tangga 2001 menunjukkan bahwa di
Indonesia, penyakit diare merupakan penyebab kematian nomor tiga pada bayi dan
penyebab kematian nomor dua pada balita. Di Puskesmas Tetehosi Foa penyakit diare
merupakan urutan ketiga dari sepuJuh penyakit terbanyak.
Penelitian bersifat deskriptif dengan desain case series yang dilanjutkan dengan
analisa statistik dilakukan untuk mengetahui karakteristik balita penderita diare yang
berobat di Puskesmas Tetehosi Foa Kabupaten Nias tahun 2005. Populasi adalah seluruh
baJita penderita diare yang berobat di Puskesmas Tetehosi Foa Kabupaten Nias tahun
2005 berjumlah 126 orang. Sampel adalah seluruh populasi.
Hasil penelitian menunjukkan distribusi proporsi balita penderita diare yang
terbesar, umur 1 - <3 tahun (46,8%),jenis kelamin perempuan (51,6%), pekerjaan kepala keluarga, petani (42,1%), Desa Ladea (11,1%), daerah pegunungan (54%), bulan Maret (24,6%), rawat jalan (80,2%) dan jarak dari puskesmas, sedang (39)%). Uji Chi-Square menunjukkan tidak ada perbedaan distribusi proporsi antara jenis rawatan bedasarkan ke1ompok umur (p=0,260) dan jenis kelamin (p=O,963). Balita penderita diare yang bertempat tinggal jauh dari puskesmas lebih banyak menjalani rawat inap (p=O,002) danjuga balita yang bertempat tinggal di daerah pegunungan (p=O,043). Hasil uji t, tidak ada perbedaan antara episode diare rata-rata berdasarkan jenis kelamin (p=O,098). Balita penderita diare yang bertempat tinggal di daerah pantai lebih sering menderita diare (p=O,O 12). Disarankan kepada Puskesmas Tetehosi Foa agar dalam penyuIuhan tentang pernberantasan penyakit diare, khusus pada masyarakat yang berada didaerah pegnnnngan difokuskan tentang cara mencegah dehidrasi sebelum penderita dibawa ke puskesmas.
Penyakit diare masih merupakan salah satu masaJah kesehatan masyarakat yang
Baca Juga..
- Pengaruh Penggunaan Vitamin C Pada Khasiat Antipiretik Parasetamol Pada Merpati Jantan (Columba livia)#
- Karakteristik Penderita Tuberkulosis Paru Yang Berobat Dengan Menggunakan Strategi Dots Di Puskesmas Gunung Sitoli Tahun 2000-2004#
- 481. Gambaran Sistem Penyimpanan Obat Di Gudang Farmasi RS Asri
- 480. Analisis Sistem Penyimpanan Obat Di Gudang Farmasi Rumah Sakit Mulya
utama di Indonesia. Hasil Survei Kesehatan Rumah Tangga 2001 menunjukkan bahwa di
Indonesia, penyakit diare merupakan penyebab kematian nomor tiga pada bayi dan
penyebab kematian nomor dua pada balita. Di Puskesmas Tetehosi Foa penyakit diare
merupakan urutan ketiga dari sepuJuh penyakit terbanyak.
Penelitian bersifat deskriptif dengan desain case series yang dilanjutkan dengan
analisa statistik dilakukan untuk mengetahui karakteristik balita penderita diare yang
berobat di Puskesmas Tetehosi Foa Kabupaten Nias tahun 2005. Populasi adalah seluruh
baJita penderita diare yang berobat di Puskesmas Tetehosi Foa Kabupaten Nias tahun
2005 berjumlah 126 orang. Sampel adalah seluruh populasi.
Hasil penelitian menunjukkan distribusi proporsi balita penderita diare yang
terbesar, umur 1 - <3 tahun (46,8%),jenis kelamin perempuan (51,6%), pekerjaan kepala keluarga, petani (42,1%), Desa Ladea (11,1%), daerah pegunungan (54%), bulan Maret (24,6%), rawat jalan (80,2%) dan jarak dari puskesmas, sedang (39)%). Uji Chi-Square menunjukkan tidak ada perbedaan distribusi proporsi antara jenis rawatan bedasarkan ke1ompok umur (p=0,260) dan jenis kelamin (p=O,963). Balita penderita diare yang bertempat tinggal jauh dari puskesmas lebih banyak menjalani rawat inap (p=O,002) danjuga balita yang bertempat tinggal di daerah pegunungan (p=O,043). Hasil uji t, tidak ada perbedaan antara episode diare rata-rata berdasarkan jenis kelamin (p=O,098). Balita penderita diare yang bertempat tinggal di daerah pantai lebih sering menderita diare (p=O,O 12). Disarankan kepada Puskesmas Tetehosi Foa agar dalam penyuIuhan tentang pernberantasan penyakit diare, khusus pada masyarakat yang berada didaerah pegnnnngan difokuskan tentang cara mencegah dehidrasi sebelum penderita dibawa ke puskesmas.
Tag Favorit : skripsi yang menggunakan metode eksperimen Biologi e skripsi fk unand variabel x y skripsi skripsi instagram Pertanian Kedokteran skripsi gambar teknik skripsi organizational citizenship behavior skripsi a comparative study between english and indonesia adverbs bab i skripsi pdf skripsi semester 6 skripsi jogja skripsi wakaf skripsi lansia
Karakteristik Balita Penderita Diare Yang Berobat Di Puskesmas Tetehosi Foa Kecamatan Gido Kabupaten Nias Tahun 2005# adalah yang barusan kamu baca.
PESAN SEKARANG Kumpulan Contoh Skripsi/Tesis bisa Request Sesuai Topik Judul yang di Butuhkan Caranya silahkan chat WA,
+GRATIS BANTUAN TEKNIS KONSULTASI DAN BIMBINGAN GARANSI LOLOS CEK PLAGIASI
,




Belum ada Komentar untuk "Karakteristik Balita Penderita Diare Yang Berobat Di Puskesmas Tetehosi Foa Kecamatan Gido Kabupaten Nias Tahun 2005#"
Posting Komentar