4. Analisis Penerapan Konsep Balanced Scorecard (BSC) Sebagai Suatu Alat Pengukuran Kinerja Sumber Daya Manusia di PT. Excelcomindo Pratama, Tbk Regional Sumatera
Baca Juga..
ABSTRAK
Balanced scorecard merupakan suatu alat pengukuran kinerja yang paling
banyak mendapat perhatian dunia bisnis saat ini. Pengukuran finansial belum mampu
perusahaan yang brilliant, bisnis proses perusahaan yang handal, cepat dan tidak
Baca Juga..
- 1. Pengaruh Sistem Seleksi Dan Program Pelatihan Terhadap Kompetensi, Kualitas Kerja Dan Kinerja Perusahaan
- 8. Analisis Pengaruh Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosi
- 11. Pengaruh Gaya Kepemimpinan Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Kepuasan Kerja Karyawan Sebagai Variabel Intervening
- 23. Analisis Pengaruh Kepuasan Kerja Dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Komitmen Organisasional Sebagai Variabel Intervening
kemungkinan bisa saja faktor-faktor tersebut mendorong keunggulan perusahaan
bersaing dan berkompetisi dengan perusahaan lainnya.
Balanced Scorecard memiliki empat perspektif yang mendasari yaitu
perspektif pembelajaran dan pertumbuhan karyawan, perspektif bisnis proses,
perspektif pelanggan dan perspektif finansial. Penelitian ini difokuskan pada
kesuksesan bagi perusahaan. Dibantu dengan varibel kepuasan karyawan dalam
bekerja, pelatihan ataupun training yang dilakukan oleh karyawan, turnover karyawan
dalam perusahaan dan produktivitas karyawan.
Hipotesis penelitian ini dirumuskan bahwa perspektif pembelajaran dan
pertumbuhan karyawan berpengaruh terhadap kinerja sumberdaya manusia pada PT.
Excelcomindo Pratama Tbk, Regional Sumatera.
Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan studi kasus yang didukung
oleh metode survey. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 44 orang. Data yang
dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan satuan skala Likert. Uji validitas dan
uji reliabilitas dilakukan dengan menggunakan SPSS versi 16.
Dari hasil penelitian diketahui variabel kepuasan dalam bekerja (X1) dan
pelatihan (X2), turnover (X3) dan produktivitas karyawan (X4) secara bersama-sama
mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja sumberdaya manusia pada PT.
Excelcomindo Pratama Tbk, Regional Sumatera.
Secara parsial, variabel kepuasan dalam bekerja (X1) dan pelatihan (X2),
turnover (X3) dan produktivitas karyawan (X4) secara parsial berpengaruh signifikan
dan nyata terhadap kinerja sumberdaya manusia pada PT Excelcomindo Pratama Tbk
Regional Sumatera. Variabel kepuasan karyawan dalam bekerja (X1) merupakan
variabel yang paling dominan terhadap kinerja sumberdaya manusia pada PT
Excelcomindo Pratama, Tbk Regional Sumatera. Teknik analisa regresi berganda
untuk menguji hipotesis digunakan uji F dan uji t pada tingkat kepercayaan 95 %
dengan α 0,05.
Dari koefisien determinasi (Adjusted R Square) dihasilkan regresi sebesar
0,863 yang berarti 86,3% kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh variasi variabel
kepuasan dalam bekerja, pelatihan, turnover dan produktivitas karyawan sedangkan
sisanya 13,7% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti.
Kata kunci: Kinerja, Kepuasan Dalam Bekerja dan Balanced Scorecard.
File Selengkapnya.....
Tag Favorit : skripsi densus 88 skripsi tentang pariwisata PGMI PGSD PPKn skripsi online ugm skripsi literasi bab v skripsi teknik informatika Statistika skripsi b.inggris tentang speaking Pengembangan SDM skripsi wajib belajar 9 tahun judul skripsi t.informatika skripsi sampai bab 6 skripsi 1150 skripsi data sekunder skripsi quasi eksperimen
4. Analisis Penerapan Konsep Balanced Scorecard (BSC) Sebagai Suatu Alat Pengukuran Kinerja Sumber Daya Manusia di PT. Excelcomindo Pratama, Tbk Regional Sumatera adalah yang barusan kamu baca.
PESAN SEKARANG Kumpulan Contoh Skripsi/Tesis bisa Request Sesuai Topik Judul yang di Butuhkan Caranya silahkan chat WA,
+GRATIS BANTUAN TEKNIS KONSULTASI DAN BIMBINGAN GARANSI LOLOS CEK PLAGIASI
,




Belum ada Komentar untuk "4. Analisis Penerapan Konsep Balanced Scorecard (BSC) Sebagai Suatu Alat Pengukuran Kinerja Sumber Daya Manusia di PT. Excelcomindo Pratama, Tbk Regional Sumatera"
Posting Komentar