48. Perjanjian Kerjasama Franchise
Baca Juga..
- 64. Pengangkatan Anak (ADOPSI) Oleh Orang Tua Angkat Yang Belum Menikah (Studi Penetapan Pengadilan Agama Tanjung Karang Nomor 0036PDT.P2012PA.TNK)
- 63. Perlindungan Hukum Terhadap DebiturNasabah Dalam Perjanjian Kredit Bank
- 62. Analisis Hukum Terhadap Perjanjian Angkutan Antara Perusahaan Angkutan Barang Dengan Pengirim Melalui Angkutan Darat
ABSTRAK
Waralaba atau franchise adalah suatu bisnis yang didasarkan pada perjanjian dua pihak yaitu franchishor (pemilik hak) dan Franchisee (yang diberi hak) untuk menjalankan bisnis Franchisor menurut sistem yang ditentukan oleh franchisor Dengan kata lain waralaba adalah suatu pengaturan bisnis dimana franchisor memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan.
Permasalahan dalam penelitian adalah bentuk dan isi perjanjian kerjasama franchise antara PT. Lodaya Makmur Perkasa dengan Penerima Merek Dagang Sop Buah Lodaya serta hak dan kewajiban yang harus dipenuhi oleh pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian kerjasamaFranchise. Tanggung Jawab Hukum Dari Para Pihak Jika Terjadi Wanprestasi. Penyelesaian Jika Perselisihan dan Perjanjian Kerjasama Franchise antara PT. Lodaya Makmur Perkasa dengan Penerima Merek Dagang Sop Buah Lodaya.
Metode yang digunakan penelitian Yuridis Normatif.Skripsi ini bersifat penelitian Deskripstif Analitis. Data yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah data Sekunder, dengan teknik pengumpulan data Library Research (penelitian kepustakaan) dan FieldResearch (penelitian lapangan) sebagai data pendukungdan melakukan wawancara langsung.
Bentuk dan Isi Perjanjian Kerjasama Franchise antara PT. Lodaya Makmur Perkasa dengan Penerima Merek Dagang Sop Buah Lodaya serta hak dan kewajiban yang harus dipenuhi oleh pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian kerjasamaFranchise, bentuk perjanjian Kerjasama Franchise antara PT. Lodaya Makmur Perkasa dengan Penerima Merek Dagang Sop Buah Lodaya adalah tertulis dengan melalui tahapan yaitu pengajuan permohonan perjanjian, penilaian terhadap calon penerima waralaba, penandatanganan perjanjian, dan pelaksanaan perjanjianTanggung Jawab Hukum Dari Para Pihak Jika Terjadi Wanprestasi, yaitu pihak penerima merek dagang sop buah lodayaterlambat dalam menyetorkan hasil penjualan kotor tiap bulannya. Apabila penerima merek dagang sop buah lodaya tidak menyetorkan hasil penjualan kotor dalam waktu 7 hari berturut-turut maka penerima merek dagang sop buah lodaya dianggap telah melakukan wanprestasi. Penyelesaian Jika Perselisihan dan Perjanjian Kerjasama Franchise antara PT. Lodaya Makmur Perkasa dengan Penerima Merek Dagang Sop Buah Lodaya.Apabila timbul perbedaan pendapat atau perselisihan antara kedua belah pihak sedapat mungkin diselesaikan secara kekeluargaan dan musyawarah untuk mufakat. Apabila musyawarah untuk mufakat tidak tercapai, maka keduabelah pihak sepakat untuk menyelesaikannya melalui Pengadilan.
Kata Kunci: Perjanjian, Kerjasama, Franchise.
Baca Juga..
- 62. Analisis Hukum Terhadap Perjanjian Angkutan Antara Perusahaan Angkutan Barang Dengan Pengirim Melalui Angkutan Darat
- 61. Penerapan Prinsip Kehati-Hatian dalam Perjanjian Kredit Pemilikan Rumah
- 60. Analisis Yuridis terhadap Implementasi Perjanjian Pemborongan Rehab Taman Makam Pahlawan Bukit Barisan antara Dinas Kesejahteraan dan Sosial
- 64. Pengangkatan Anak (ADOPSI) Oleh Orang Tua Angkat Yang Belum Menikah (Studi Penetapan Pengadilan Agama Tanjung Karang Nomor 0036PDT.P2012PA.TNK)
48. Perjanjian Kerjasama Franchise adalah yang barusan kamu baca.
PESAN SEKARANG Kumpulan Contoh Skripsi/Tesis bisa Request Sesuai Topik Judul yang di Butuhkan Caranya silahkan chat WA,
+GRATIS BANTUAN TEKNIS KONSULTASI DAN BIMBINGAN GARANSI LOLOS CEK PLAGIASI
,




Belum ada Komentar untuk "48. Perjanjian Kerjasama Franchise"
Posting Komentar